Komodo dan N7W

Akhir-akhir ini lagi rame-ramenya orang-orang ngomongin tentang pulau komodo (dan komodonya) yang masuk dalam nominasi calon salah satu keajaiban dunia yang dikelola oleh pihak yang mengatasnamakan New7wonder (N7W). Kontes  pemilihan calon keajaiban dunia yang baru, yang pada awalnya didukung oleh pemerintah melalui kementerian pariwisata ini akhir menjadi kisruh oleh karena pihak N7W meminta sejumlah dana kepada negara-negara yang potensi negaranya terpilih menjadi nominasi, termasuk Indonesia. Setelah diselidiki oleh pihak yang kompeten ternyata keberadaan N7W sendiri diragukan kredibilitasnya. Selain itu domisili kantor juga tidak jelas. Dengan demikian N7W ini bisa jadi hanyalah perbuatan segelintir profesional yang mengorganisasikan sebuah tema yang sangat menarik dan manggiurkan negara-negara yang termasuk nominasi. Tercatatnya sebuah tempat atau objek sebagai salah satu keajaiban dunia tentu saja akan meningkatkan nilai jual dari tempat atau objek tadi dan pada akhirnya menjadi penghasil devisa.

Namun menurut saya, terlepas dari itu semua, sebenarnya komodo itu sendiri termasuk dalam salah satu keajaiban dunia. Komodo adalah satu dari makhluk purba yang mampu bertahan hidup hingga saat ini, dan kenyataannya mereka survive di pulau komodo, di Indonesia, tidak ditempat lain. Apakah itu bukan sebuah keajaiban? Istilahnya kalo orang barat membuat film tentang dinosaurus, yang merupakan makhluk purba (menurut mereka, atau hanya sebuah imajinasi seperti halnya ET dan UFO yang dibuat seakan-akan nyata) dengan teknik cinematography yang paten, namun tetap saja tidak nyata. Nah ini, real turunan Dinosaurus, ada di pulau komodo. Benar-benar sebuah keajaiban dunia, komodo, dan itu hanya ada di pulau komodo, di Indonesia.

Jadi kenapa kita repot-repot, ngotot sampe ngirim ribuan sms, jutaan klik untuk vote, supaya terdaftar di "List" keajaiban dunia versinya N7W tadi. Sekarang lebih baik justru promosinya pulau komodo itu sebagai tempat wisata yang sangat  unik dan langka lebuh digencarkan lagi, baik untuk target domestik terutama mancanegara. Kemudian didunia maya juga menggalang dukungan dari komunitas-komunitas online dalam dan luar negeri untuk turut berpastisipasi dalam mempromosikan komodo.

Apabila ini dilakukan secara terus menerus, maka saya yakin suatu saat nanti dunia akan mengakui sendiri bahwa komodo itu adalah sebuah keajaiban dunia yang masih ada, dan masih dapat disaksikan hingga saat ini. Saya rasa pengakuan yang seperti ini lebih baik daripada terdaftar dalam listnya N7W yang tidak jelas batang hidungnya itu.

Terjemahkan artikel ke bahasa lain

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Game Mancing Buatan Lokal di Play Store

 Semenjak OS android menguasai pasar smartphone dunia memberikan peluang bisnis baru bagi developer baik game maupun aplikasi. Di Indonesi...